Skip to main content
FY
All articles
Essay

Derap Senja

Kemarin aku melihat senja begitu indah pada perjalanan mengunjungi kisah penuh kenangan matahari jingga pucat bersinar terang menyelimuti…

  • Essay
  • Medium archive
Originally published on Medium

Photo by Daniel De Ciantis on Unsplash

Photo by Daniel De Ciantis on Unsplash

Kemarin aku melihat senja begitu indah
pada perjalanan mengunjungi kisah penuh kenangan
matahari jingga pucat bersinar terang
menyelimuti langit yang kelam penuh awan keabuan

Kemarin aku melihat senja begitu indah
tumpah ruah cahayanya memenuhi langit bandara
bagaikan luapan rindu sepasang kekasih
pada pelukan saat jumpa, kecupan rasa bahagia

Kemarin aku melihat senja begitu indah
riak-riak sinarnya menembus daun yang berguguran
mengalir lembut pada dahan
membelai pelan pada batu-batu di tepi landasan

Lalu temaram senja memeluk tubuhku
merembas hangat berpadu dengan desir angin berdebu
kini keindahan itu menggenggam tanganku
menyergap lembut, mendekap erat
memendar dalam udara dingin yang pekat
hinggap di lubuk kalbu yang kian menderap